BEYOND

ORDINARY

Mengenal Efrat Tio, Sosok di Balik Murino Group dan Ekspansi Properti Premium di Bali

Efrat Tio dikenal sebagai CEO Murino Group, perusahaan yang mengembangkan proyek properti dengan pendekatan boutique development dan konsep wellness hospitality.

Murino Group, Di balik perkembangan sebuah perusahaan, selalu ada visi, pengalaman, dan keberanian untuk melihat peluang baru. Hal tersebut tercermin dalam perjalanan Murino Group, grup bisnis yang memperluas kiprahnya dari industri hospitality dan hiburan menuju sektor pengembangan properti premium di Bali.

Salah satu sosok yang memimpin perjalanan tersebut adalah Efrat Tio, CEO Murino Group. Melalui pengembangan The Ease Canggu, Murino Group memperkenalkan pendekatan baru terhadap hunian premium dengan menggabungkan kenyamanan, gaya hidup, layanan hospitality, dan konsep wellness.

Perjalanan ini menarik untuk dicermati karena menunjukkan bagaimana pengalaman dalam memahami gaya hidup konsumen dapat menjadi bekal untuk memasuki industri properti yang memiliki karakter dan tantangan berbeda.

efrat tio murino group

Siapa Efrat Tio, CEO Murino Group?

Efrat Tio dikenal sebagai CEO Murino Group, perusahaan yang mengembangkan proyek properti dengan pendekatan boutique development dan konsep wellness hospitality.

Dalam pemberitaan Properti Plus pada Juli 2025, Efrat Tio disebut sebagai sosok yang memimpin ekspansi Murino Group dari industri hiburan menuju pasar properti premium Bali. Sebelum mengembangkan The Ease Canggu, Murino Group telah memiliki pengalaman di sektor hospitality dan hiburan melalui bisnis Black Owl.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan bisnis perusahaan dalam memahami perilaku konsumen, kebutuhan akan pengalaman berkualitas, serta pentingnya menciptakan layanan yang memiliki karakter tersendiri.

Alih-alih hanya berfokus pada pembangunan fisik, Murino Group kemudian membawa perspektif hospitality ke dalam pengembangan properti. Pendekatan ini terlihat dari konsep The Ease Canggu yang dirancang untuk menggabungkan fungsi hunian dengan pengalaman tinggal yang lebih personal.

Bagi Murino Group, pengembangan properti tidak hanya berkaitan dengan lokasi dan desain bangunan. Pengalaman penghuni, kualitas layanan, serta kesesuaian konsep dengan kebutuhan pasar juga menjadi bagian penting dari pendekatan bisnisnya.

Dari Industri Hiburan ke Pengembangan Properti Premium

Perjalanan Murino Group menuju sektor properti tidak terlepas dari pengalaman bisnis sebelumnya di industri hospitality dan hiburan.

Nama Black Owl menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Bisnis restoran dan hiburan ini memberikan pengalaman dalam mengelola operasional, membangun pengalaman pelanggan, serta memahami kebutuhan segmen konsumen yang mengutamakan kualitas layanan dan suasana.

Pengalaman di industri tersebut memiliki relevansi dengan sektor properti hospitality. Keduanya tidak hanya menjual produk atau fasilitas, tetapi juga menawarkan pengalaman yang diharapkan dapat memberikan nilai lebih bagi konsumen.

Namun, memasuki industri properti membutuhkan pendekatan yang berbeda. Pengembangan hunian melibatkan perencanaan jangka panjang, desain arsitektur, pengelolaan konstruksi, pertimbangan lingkungan, hingga sistem operasional setelah properti selesai dibangun.

Dalam konteks ini, ekspansi Murino Group mencerminkan upaya memperluas portofolio bisnis sekaligus menerapkan pemahaman mengenai gaya hidup dan hospitality ke dalam produk properti.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari dinamika pengembang lokal yang berupaya menghadirkan produk dengan konsep berbeda di tengah persaingan pasar properti Bali.

The Ease Canggu, Proyek Properti yang Merepresentasikan Visi Murino Group

Salah satu proyek utama yang merepresentasikan arah pengembangan Murino Group adalah The Ease Canggu, sebuah proyek hunian yang mengusung konsep wellness hospitality di kawasan Canggu, Bali.

Proyek ini menggabungkan hunian eksklusif dengan pendekatan desain yang memperhatikan kenyamanan, lingkungan, dan pengalaman tinggal. Konsep tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang mencari lebih dari sekadar tempat tinggal, terutama di kawasan yang memiliki daya tarik gaya hidup dan pariwisata.

Dalam pemberitaan ANTARA pada September 2025, The Ease Canggu diperkenalkan sebagai proyek hunian berbasis konsep hutan Rainbow Eucalyptus. Menurut laporan tersebut, pengembangan proyek mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan merevitalisasi area vila lama, bukan mengalihfungsikan lahan hijau atau sawah.

Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana konsep proyek tidak hanya berangkat dari desain bangunan, tetapi juga mempertimbangkan karakter lahan dan lingkungan sekitarnya.

Menggabungkan Hunian, Alam, dan Wellness

Salah satu karakter yang membedakan The Ease Canggu adalah penggunaan konsep Rainbow Eucalyptus dalam lanskap proyek.

Kehadiran unsur alam menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan hunian yang nyaman dan memiliki identitas visual tersendiri. Konsep wellness juga diterapkan melalui perhatian terhadap pencahayaan alami, sirkulasi udara, dan suasana ruang.

Pendekatan ini relevan dengan meningkatnya perhatian terhadap kualitas hidup dalam memilih tempat tinggal. Bagi sebagian konsumen, hunian premium tidak hanya dinilai dari ukuran, material, atau fasilitas, tetapi juga dari bagaimana ruang tersebut mendukung aktivitas sehari-hari.

Melalui The Ease Canggu, Murino Group berupaya menggabungkan kebutuhan tersebut dalam satu konsep pengembangan properti.

Vila dan Apartemen dengan Karakter Berbeda

The Ease Canggu menghadirkan pilihan unit berupa vila dan apartemen dengan skema kepemilikan yang berbeda.

Berdasarkan laporan ANTARA pada September 2025, proyek ini direncanakan mencakup 25 unit freehold villa dan 24 unit leasehold apartment. Setiap kategori menawarkan karakter hunian yang berbeda sesuai kebutuhan calon pemilik.

Vila dirancang dengan fasilitas privat, termasuk kolam renang dan parkir basement pribadi. Sementara itu, apartemen menawarkan pilihan hunian dengan satu hingga dua kamar tidur, kamar mandi dalam, serta balkon pribadi.

Perbedaan tersebut memberikan alternatif bagi calon pembeli yang memiliki pertimbangan beragam, mulai dari privasi dan ruang personal hingga kebutuhan hunian yang lebih praktis.

Informasi mengenai ketersediaan unit, skema kepemilikan, spesifikasi, dan ketentuan pembelian sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada tim resmi Murino Group.

Membawa Pendekatan Hospitality ke Dalam Properti

Pengalaman di industri hospitality menjadi salah satu konteks penting dalam memahami pendekatan Murino Group terhadap pengembangan properti.

Dalam hunian konvensional, perhatian utama sering kali terletak pada bangunan, lokasi, dan fasilitas. Sementara itu, konsep hospitality menambahkan dimensi lain berupa layanan, pengelolaan pengalaman penghuni, dan konsistensi kualitas operasional.

The Ease Canggu dirancang dengan pendekatan tersebut melalui konsep pengelolaan yang mengarah pada layanan hospitality berstandar hotel bintang lima.

ANTARA juga melaporkan bahwa proyek ini dirancang menggunakan sistem Hybrid Rental Pool, dengan pembagian pendapatan sewa yang transparan, serta konsep Flexible Owner Stays yang memberikan fleksibilitas bagi pemilik untuk menggunakan unitnya.

Bagi calon investor, model seperti ini menawarkan hal yang patut dipelajari lebih jauh: hubungan antara kepemilikan properti, pengelolaan operasional, dan potensi pendapatan sewa.

Meski demikian, hasil investasi tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk tingkat okupansi, biaya operasional, kondisi pasar, serta ketentuan pengelolaan yang berlaku. Proyeksi imbal hasil tidak dapat dianggap sebagai jaminan keuntungan.

Dengan menggabungkan hunian dan layanan hospitality, Murino Group berupaya menghadirkan pendekatan pengembangan yang berbeda dari sekadar menjual unit properti.

Mengapa Bali Menjadi Pilihan Pengembangan Murino Group?

Bali memiliki karakter pasar yang unik karena mempertemukan kebutuhan hunian, pariwisata, gaya hidup, dan investasi properti.

Kawasan seperti Canggu menjadi salah satu area yang menarik perhatian karena dikenal sebagai destinasi yang menggabungkan aktivitas pariwisata, bisnis, kuliner, dan gaya hidup. Karakter ini membuka peluang bagi pengembangan properti yang menyasar kebutuhan penggunaan pribadi maupun akomodasi.

Bagi pengembang, pasar seperti ini juga menuntut pemahaman yang lebih mendalam terhadap karakter konsumen. Produk yang dikembangkan perlu memiliki identitas, menawarkan pengalaman yang relevan, dan mempertimbangkan bagaimana properti akan digunakan dalam jangka panjang.

Pilihan Murino Group untuk mengembangkan The Ease Canggu dapat dipahami dalam konteks tersebut. Proyek ini tidak hanya mengandalkan daya tarik lokasi, tetapi juga membawa konsep wellness hospitality sebagai bagian dari proposisi produknya.

Namun, peluang di pasar properti Bali tetap perlu dinilai secara objektif. Calon pembeli dan investor perlu memperhatikan legalitas, skema kepemilikan, reputasi pengembang, progres konstruksi, biaya tambahan, dan kondisi pasar sebelum mengambil keputusan.

Visi Murino Group dalam Mengembangkan Properti Boutique

Pendekatan boutique development memberikan ruang bagi pengembang untuk membangun identitas proyek melalui konsep, desain, dan pengalaman yang lebih terarah.

Dalam konteks Murino Group, The Ease Canggu menjadi salah satu wujud pendekatan tersebut. Proyek ini menggabungkan konsep wellness, unsur alam, pilihan hunian eksklusif, dan sistem hospitality dalam satu pengembangan.

Pendekatan tersebut juga memperlihatkan bahwa persaingan di sektor properti tidak selalu hanya ditentukan oleh jumlah unit atau skala proyek. Diferensiasi konsep dan kemampuan memahami kebutuhan konsumen dapat menjadi bagian penting dalam membangun posisi sebuah merek.

Bagi Murino Group, tantangannya adalah menerjemahkan konsep tersebut menjadi kualitas produk dan layanan yang konsisten, mulai dari tahap pengembangan hingga operasional.

Keberhasilan sebuah proyek pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh gagasan awal, tetapi juga oleh pelaksanaan, transparansi informasi, kualitas pengelolaan, dan pengalaman yang benar-benar dirasakan oleh pemilik maupun penghuni.

Efrat Tio dan Arah Pertumbuhan Murino Group

Perjalanan bisnis yang dipimpin Efrat Tio memperlihatkan ekspansi Murino Group dari industri hospitality dan hiburan menuju pengembangan properti premium.

Langkah tersebut membawa pengalaman dari satu sektor ke sektor lain, sekaligus menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan bisnis yang memiliki siklus pengembangan lebih panjang.

Melalui The Ease Canggu, Murino Group memperkenalkan visi pengembangan hunian yang memadukan kenyamanan, wellness, lingkungan, dan hospitality. Proyek ini menjadi bagian penting dari identitas perusahaan di pasar properti Bali.

Ke depan, perkembangan Murino Group akan menarik untuk diikuti, terutama dalam melihat bagaimana perusahaan menerjemahkan konsep tersebut menjadi produk dan layanan yang berkelanjutan.

Bagi calon pembeli maupun investor yang ingin mengenal lebih jauh pendekatan Murino Group, memahami konsep proyek, detail kepemilikan, dan sistem pengelolaan merupakan langkah awal yang penting sebelum mempertimbangkan peluang yang tersedia.

Mengenal Lebih Dekat Murino Group

Murino Group menghadirkan pendekatan pengembangan properti yang menggabungkan desain, gaya hidup, dan hospitality. Melalui The Ease Canggu, perusahaan berupaya menghadirkan pilihan hunian premium di Bali dengan konsep wellness yang menjadi karakter utamanya.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perusahaan dan proyeknya, kunjungi situs resmi Murino Group dan pelajari lebih jauh konsep The Ease Canggu.

Calon pembeli dapat menghubungi tim resmi perusahaan untuk memperoleh informasi terkini mengenai spesifikasi unit, skema kepemilikan, progres proyek, dan ketentuan pembelian.


Referensi pemberitaan

AS SEEN IN

We Are

MURINO

Curious by nature. Bold by design. Rooted in Indonesia. Ready for the world.